Pusaran Kelahiran dan Kematian Tanpa Awal

In this video

“Kita adalah pencipta kehidupan kita sendiri, kita adalah arsitek dari kehidupan kita sendiri, dengan demikian agar dapat menjadi arsitek yang mahir dan terampil, kita membutuhkan pengetahuan yang dapat diperoleh melalui pariyatti (belajar)…” demikian cuplikan ceramah dari Ashin Kheminda saat acara peluncuran buku Kamma: Pusaran kelahiran dan Kematian di Dhammavihārī Buddhist Studies pada tanggal 4 Maret 2018.

Di acara tersebut Ashin Kheminda membabarkan kembali tentang kamma. Kamma adalah kehendak yang merupakan fenomena batin (pikiran) dan kemudian dapat diwujudkan melalui perbuatan tubuh maupun ucapan. Kamma yang sudah diperbuat hanya berpotensi untuk berbuah, jadi tidak semua kamma itu harus berbuah. Bila semua kamma harus berbuah maka tidak akan ada kehidupan suci, tidak perlu lagi berusaha hanya pasrah saja menunggu buah kamma untuk berbuah. Jadi bagaimana agar kamma buruk yang sudah dilakukan tidak berbuah, maka kita perlu mengetahui bagaimana cara mengondisikan kamma baik untuk berbuah. Pengetahuan seperti ini tentu saja sangat penting dan bermanfaat sebagai fondasi bagi kita untuk dapat membangun suatu kehidupan yang baik, suatu kehidupan yang bebas dari stres maupun depresi.

Untuk mendapatkan pengetahuan tentang kamma yang lengkap, silakan membaca buku Kamma: Pusaran Kelahiran dan Kematian karya Ashin Kheminda.

Selamat menikmati!

Untuk mendapatkan buku Kamma, silakan menghubungi Sekretariat

DHAMMAVIHARI BUDDHIST STUDIES (DBS)
Email: yayasandhammavihari@gmail.com
Telpon: 0857 82 800 200, 0812 86 30 3000 dan 021 22556430
Website: dhammavihari.or.id
Facebook: Dhammavihari Buddhist Studies.

(Visited 39 times, 1 visits today)

You Might Be Interested In

Other Channels