Ashin Kheminda: Dengan Menjaga Dirinya Sendiri, Dia Menjaga Orang lain

In this video

Ceramah kali ini memberikan petunjuk kepada kita untuk menjalani kehidupan dengan menegakkan nilai-nilai spiritual demi kemajuan batin individu dan pada saat yang bersamaan juga menjaga hubungan antar manusia sehingga terciptalah tata masyarakat yang harmonis dan berkembang secara spiritual.

Tema yang sangat cocok untuk dipraktikkan pada saat dunia sedang mengalami kemerosotan nilai-nilai moral dan budaya. Ashin Kheminda membuka ceramahnya dengan menyampaikan contoh-contoh yang berkembang di dunia ini dimana manusia sudah tidak malu lagi untuk mempertontonkan kemarahan, kekasaran dan balas dendam. Situasi seperti ini sungguh berbeda dengan apa yang sering diceritakan oleh leluhur-leluhur bahwa di jaman dulu masyarakat telah bisa membangun peradaban yang tertata, cermat, saling penuh perhatian, teduh, saling bertenggang-rasa dll.

Lebih dari 2500 tahun yang lalu, Buddha mengajarkan cara untuk hidup bermasyarakat dengan menjunjung nilai-nilai spiritual demi kemajuan batin bersama. Sedaka Sutta (SN 5:168) menguraikan beberapa aspek psikologis dan sosial yang hendaknya dipraktikkan demi terciptanya dunia yang aman, tentram, damai dan harmonis. Intisari dari Sutta ini terletak di dua kalimat yang saling melengkapi, yaitu: (1) Dengan menjaga dirinya sendiri, dia menjaga orang lain, dan (2) Dengan menjaga orang lain, dia menjaga dirinya sendiri. Mempraktikkan dua kalimat tersebut akan membuat kita menjadi pribadi yang tidak egoisi melainkan bertanggung-jawab, tidak hanya buat diri sendiri tetapi juga buat orang lain/masyarakat sosial.

Menjaga diri sendiri dengan mempraktikkan, mengembangkan dan terus menerus melatih perhatian-penuh untuk senantiasa hadir di saat ini akan membuat batin kita jernih dan jauh dari emosi-emosi negatif yang merusak kedamaian dan kebahagiaan. Seseorang yang emosional tidak hanya akan menghancurkan kebahagiaannya sendiri, melainkan juga kebahagiaan dan ketentraman hati orang lain.

Di sisi lain, Buddha mengajarkan kepada kita untuk juga menjaga orang lain dengan mengedepankan kesabaran dalam berhubungan dengan orang lain. Kemudian juga mengembangkan sikap apresiatif terhadap keberhasilan atau kebahagiaan orang lain. Selain itu, dengan mengembangkan cinta-kasih dan belas-kasih kepada orang lain maka tidak hanya kita menjaga orang lain tetapi kita juga menjaga diri kita sendiri. Seseorang yang sabar, apresiatif, penuh cinta dan belas kasih akan disukai oleh orang lain. Orang lain akan merasa segan untuk menyakiti dia.

Selamat menikmati!

Sekretariat DBS
Email: yayasandhammavihari@gmail.com
Telpon: 0857 82 800 200, 0812 86 30 3000 dan 021 22556430
Website: dhammavihari.or.id
Facebook: Dhammavihari Buddhist Studies.

(Visited 33 times, 1 visits today)

You Might Be Interested In

Other Channels