Bhikkhu Kusaladhamma

Ashin Kusaladhamma

Ashin Kusaladhamma lahir tahun 1966 di Temanggung, Jawa Tengah. Setelah meraih gelar sarjana S1 dari Fakultas Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dan S2 di Institut Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta, beliau memutuskan untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan menjalani kehidupan monastik.

Beliau ditahbiskan sebagai sāmaṇera pada tahun 1998 dan kemudian berangkat ke Myanmar untuk berlatih meditasi pandangan terang (vipassanā bhāvanā) dibawah bimbingan beberapa guru meditasi: Chanmyay Sayadaw Ashin Janakābhivaṁsa, Ashin Indaka, Ashin Dhammarakkhita, dan Ashin Ñāṇaraṁsi. Pada tahun 2001 beliau mendapatkan penahbisan lanjut sebagai bhikkhu dari Chanmyay Sayadaw Ashin Janakābhivaṁsa.

Beliau kemudian mengikuti pendidikan di International Theravàda Buddhist Missionary University (ITBMU) di Yangon pada tahun 2001. Pendidikan pariyatti tersebut diselesaikan pada tahun 2004 dan meraih gelar Sarjana Buddhadhamma dan dianugerahi gelar Sarjana Peraih Medali Emas sebagai lulusan terbaik pada tahun 2004 oleh Pemerintah Myanmar.

Selama masa liburan kuliah dimanfaatkan oleh Ashin Kusaladhamma untuk berlatih meditasi vipassanā. Atas tawaran kerjasama dari Ehipassiko Foundation, beliau memanfaatkan waktu-waktu senggang di masa kuliah tersebut untuk menulis buku “Illustrated Chronicle of the Buddha” yang kemudian kemudian diterjemahkan dan dipublikasikan di Indonesia dengan judul “Kronologi Hidup Buddha” dan dalam versi ringkas berbahasa Myanmar dengan judul “Poun Pya Buddhawin”. Selain itu, beliau juga masih menyempatkan diri pada masa kuliahnya untuk menyusun dan membukukan pelajaran Dhammasaṅgani – Tika Mātikā & Duka Mātikā yang di peroleh dari kuliah Abhidhamma di ITBMU.

Menyadari pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik Ajaran Buddha, setelah menyelesaikan kuliahnya Ashin Kusaladhamma kembali meneruskan latihan meditasi pandangan terangnya di Paṇḍitārāma Shwe Taung Gon Sāsana Yeiktha di Yangon dan Paṇḍitārāma Hse Main Gon Forest Meditation Center di Bago selama periode tahun 2004 – 2006.

Pada tahun 2007 Ashin Kusaladhamma memutuskan untuk belajar dengan cara tradisional seperti yang dilakukan para bhikkhu dan sāmaṇera di Myanmar dengan bergabung dengan Mahagandhayon Pariyatti School di Amarapura. Pada pertengahan tahun 2008 beliau kembali ke Yangon untuk meneruskan studinya, pertama ia mendapat bimbingan studi dari Ashin Tilokābhivaṁsa di Ywama Pariyatti School dan kemudian menetap di Sun Lun Gu Vipassanā Meditation Center yang dikepalai oleh seorang Tipiṭakadhāra Tipiṭaka Kovida Ashin Sundara. Di pusat meditasi ini beliau mendapat bimbingan belajar Abhidhamma dan Vinaya secara langsung dari Vinayadhāra Ashin Paṇḍavaṁsa selama dua tahun hingga pertengahan tahun 2010.

Sebelum pulang kembali ke Indonesia, beliau juga sempat berlatih meditasi ketenangan batin (samatha bhāvanā) selama enam bulan di Pa-Auk Tawya Meditation Center. Setelah genap melewatkan waktu sepuluh tahun di Myanmar, Ashin Kusaladhamma pulang ke Indonesia pada tahun 2011 dan sempat mengajar Abhidhamma di Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa yang berada di kompleks Dhammadīpa Ārāma, Batu, Jawa Timur. Beliau juga menyunting Kitab Komentar Abhidhammatthasaṅgaha yang digunakan untuk mengajar para mahasiswa/i di STAB Kertarajasa.

Saat ini Ashin Kusaladhamma menetap di Indonesia Satipaṭṭhāna Meditation Center (ISMC) yang merupakan pusat meditasi vipassanā di bawah naungan Yayasan Satipaṭṭhāna Indonesia (YASATI), Kampung Bakom, Puncak, Jawa Barat.

(Visited 61 times, 1 visits today)

Videos