BERANDA

Sangha Theravada Indonesia

Ceramah Bhante Sri Pannavaro Mahathera (Bagian 1)

Membahas dhamma diwaktu yang sesuai merupakan sebuah berkah. Kumpulan ceramah dhamma ini diuraikan Bhante Pannavaro dan membahas tentang tiga jenis penyakit yang kita alami sebagai manusia. Dhamma adalah kebenaran, Ada Buddha atau tidak Ada Buddha hukum Dhamma akan tetap berlaku. Kegelapan Batin yang membuat kita tak bisa melihat, mengerti dan memahami kebenaran. Buddha membabarkan dhamma bukan untuk mencari pengikut, tetapi Ada banyak makhluk-makhluk yang memiliki sedikit debu kotoran di mata pengetahuan dan kebijaksanaan mereka. Pesan setelah mendengarkan apa yang ada di channel ini Janganlah mudah mempercayai sesuatu hanya : - karena atas dasar kabar angin, - karena anggapan belaka, - karena penampilan belaka, - karena pemahamanmu saja, - karena wejangan dari orang suci, - karena atas dasar tradisi, - karena tertera dalam kitab sucimu. Akan tetapi, apabila setelah kalian menganalisa kebenaran, dan setelah menyelidiki dengan cermat, kalian menemukan sesuatu yang sejalan denganmu, membawa kebaikan untuk kepentingan satu dan semua, maka terimalah dalam hidupmu, sesuai dengan ajaran tersebut (Kalama Sutta). Sesuai benih yang ditabur begitulah buah yang akan dituai. Jangan berbuat Jahat Tambahlah Kebajikan, Sucikan Hati dan pikiran. Tak satu pun orang di dunia ini yang tak pernah dicela, sebaik apapun orang itu pasti tetap di cela.

Kumārapañhā (2) — Tanya-jawab di 1:26:25

“Tīṇi nāma kiṃ? Tisso Vedanā” “Apa yang dinamakan tiga? Tiga perasaan.” Setelah menjelaskan tentang pertanyaan pertama dan kedua dari Kumārapañhā Sutta, Y.M. Santacitto Ph.D. melanjutkan pembahasan tentang pertanyaan ketiga yaitu tentang tiga perasaan. Kita mengenal 3 jenis perasaan yaitu perasaan menyenangkan (sukha), perasaan tidak menyenangkan (dukkha) dan perasaan netral (adukkhamasukha). Di Sutta yang lain kadang Buddha menyebutkan perasaan ada 18, 36 bahkan 108. Akan tetapi Buddha juga pernah mengatakan “Apa pun yang dirasakan, semuanya itu adalah duka.” Oleh karena itu perasaan apa pun yang muncul harus dipahami dengan perhatian yang bijaksana (yoniso manasikāra). Kemudian Bhante Santacitto juga menjelaskan tentang pertanyaan keempat yaitu “Cattāri nāma kiṃ? Cattāri ariyasaccāni.” “Apa yang dinamakan empat? Empat Kebenaran Mulia.” Beliau menjelaskan bahwa lima agregat yang menjadi objek pelekatan (saṅkhittena pañcupādānakkhandadukkha) adalah penderitaan, kehausan (taṇhā) adalah penyebab penderitaan, jalan untuk menuju penderitaan adalah Jalan Mulia Berunsur Delapan untuk bisa mencapai kelenyapan dukkha yaitu Nibbāna. Selamat menikmati! Video ini merupakan kelas Pariyatti Sāsana yang diadakan di DBS setiap hari Minggu pagi, jam 9 - 11.30. Di kelas ini biasanya Ashin Kheminda akan menyampaikan materi-materi dari Sutta Piṭaka dengan kurikulum yang terstruktur. Manfaatnya telah dirasakan oleh para umat yang hadir, karena setiap minggu mereka belajar tentang materi yang berbeda-beda. Dengan demikian, dalam waktu yang singkat pengetahuan Dhamma mereka bertambah dengan pesat. DBS juga menyediakan DVD ceramah Kelas Pariyatti Sāsana oleh Ashin Kheminda. Untuk informasi lebih lanjut tentang kelas ini, silakan menghubungi: SEKRETARIAT DHAMMAVIHARI BUDDHIST STUDIES (DBS) Email: yayasandhammavihari@gmail.com Telpon: 0857 82 800 200, 0812 86 30 3000 dan 021 22556430 Website: dhammavihari.or.id Facebook: Dhammavihari Buddhist Studies.

Achieving Financial Success Through Mind Power – B. Uttamo

Achieving Financial Success Through Mind Power Oleh Bhikkhu Uttamo Selanjutnya, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi web Buddhis : http://www.samaggi-phala.or.id

Meditasi Kesehatan dan Kebahagiaan – B. Uttamo

Meditasi Kesehatan dan Kebahagiaan Oleh Bhikkhu Uttamo Selanjutnya, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi web Buddhis : http://www.samaggi-phala.or.id

SURGA dan NERAKA dalam pandangan BUDDHIS

Membahas dhamma diwaktu yang sesuai merupakan sebuah berkah. Kumpulan ceramah dhamma ini diuraikan Bhante Pannavaro dan membahas tentang Surga dan Neraka menurut ajaran Buddha. Dhamma adalah kebenaran, Ada Buddha atau tidak Ada Buddha hukum Dhamma akan tetap berlaku. Kegelapan Batin yang membuat kita tak bisa melihat, mengerti dan memahami kebenaran. Buddha membabarkan dhamma bukan untuk mencari pengikut, tetapi Ada banyak makhluk-makhluk yang memiliki sedikit debu kotoran di mata pengetahuan dan kebijaksanaan mereka. Pesan setelah mendengarkan apa yang ada di channel ini Janganlah mudah mempercayai sesuatu hanya : - karena atas dasar kabar angin, - karena anggapan belaka, - karena penampilan belaka, - karena pemahamanmu saja, - karena wejangan dari orang suci, - karena atas dasar tradisi, - karena tertera dalam kitab sucimu. Akan tetapi, apabila setelah kalian menganalisa kebenaran, dan setelah menyelidiki dengan cermat, kalian menemukan sesuatu yang sejalan denganmu, membawa kebaikan untuk kepentingan satu dan semua, maka terimalah dalam hidupmu, sesuai dengan ajaran tersebut (Kalama Sutta). Sesuai benih yang ditabur begitulah buah yang akan dituai. Jangan berbuat Jahat Tambahlah Kebajikan, Sucikan Hati dan pikiran. Tak satu pun orang di dunia ini yang tak pernah dicela, sebaik apapun orang itu pasti tetap di cela.

Tradisi Leluhur – B. Uttamo

Tradisi Leluhur dan Hubungannya dengan Kondisi Moral Masyarakat Oleh Bhikkhu Uttamo Selanjutnya, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi web Buddhis : http://www.samaggi-phala.or.id

Pengantar Buddhisme

Dhamma Keseharian

Bhikkhu Uttamo : Menghindari Bencana dalam Pandangan Buddhis

Penjelasan Bhikkhu Uttamo tentang "Bagaimana Cara Menghindari Bencana dalam Pandangan Buddhis" yang disampaikan dengan cara sederhana dan mudah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari Selanjutnya, silahkan kunjungi web Buddhis : http://www.samaggi-phala.or.id

Menjadi Manusia Yang Beruntung Oleh Ayya Santini in 4k (ultra HD)

ceramah dhamma yang dibawakan oleh Ayya Santini di vihara Parivara Dhamma Acala New York Amerika. yang bertema Menjadi manusia yang paling beruntung

Psikologi & Mentalitas

Hiri & Ottappa – B. UttamoHiri & Ottappa – B. Uttamo
41:04

Hiri & Ottappa – B. Uttamo

Hiri & Ottappa (Malu dan takut akibat kejahatan) Oleh Bhikkhu Uttamo Selanjutnya, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi web Buddhis : https://www.samaggi-phala.or.id